PulauBacan memiliki luas 2.053 km² dengan Gunung Batusibela sebagai titik tertingginya. Pulau Bacan. Untuk kalian yang akan ke pulau Bacan dengan ingin lebih dekat dengan kota Labuha maka kalian harus naik dari Ternate dengan tujuan pelabuhan Kupal. Jarak dari pelabuhan Kupal ke kota Labuha hanya 5-10 menitan saja. Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group menyampaikan informasi informasi terkini, bahwa rencana Selasa (08/ 06) akan melayani kembali penerbangan penumpang berjadwal domestik (re-operate) di Maluku Utara, dari Ternate melalui Bandar Udara Sultan Babullah, Pulau Ternate (TTE) tujuan Halmahera Timur melalui Bandar Udara Buli di Desa Pekaulang, Kecamatan Maba WaktuAdzan atau Jadwal Sholat Subuh,Dhuha,Dzuhur,Ashr,Maghrib,Isya Bulan Mei 2022 untuk wilayah Bagan Siapiapi dan sekitarnya Saranatransportasi udara di Ternate didukung oleh Bandar Udara Sultan Babullah. Bandara ini terletak di Tafure, Maluku Utara dan bertugas sebagai akses utama yang menghubungkan Ternate dengan Kota Ambon, Makassar, Manado, Jakarta, Surabaya, Morotai, Halmahera Timur, Labuha, dan Sanana. Tiket pesawat ke Ternate tersebut tersedia dari maskapai TheBacan Islands, formerly also known as the Bachans, Bachians, and Batchians, are a group of islands in the Moluccas in Indonesia. They are mountainous and forested, lying south of Ternate and southwest of Halmahera. The islands are administered by the South Halmahera Regency of North Maluku Province. They formerly constituted the Sultanate of Bacan. Bacan, formerly also known as Bachian or Batchian, is the group's largest island. The second and third-largest islands are Kasiruta and Mandioli. WaktuAdzan atau Jadwal Sholat Subuh,Dhuha,Dzuhur,Ashr,Maghrib,Isya Bulan Mei 2022 untuk wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya Grmay. Menikmati perjalanan laut menggunakan kapal Ferry KMP Lompa milik ASD Cabang Malut memberikan pengalaman yang sangat mengasikan. Bagaimana tidak, KMP Lompa menyediakan sejumlah fasilitas untuk memanjakan para penumpangnya selama menempuh perjalanan dari Kota Ternate menuju Pulau Moti, Pulau Makeang, Pulau Kayoa dan Pulau Bacan Kabupaten Halmahera Selatan. Selama dalam perjalanan para penumpang terlihat sangat menikmati panorama alam yang indah tersaji selama perjalanan. Laut yang teduh membuat perjalanan pelayanan dari satu pulau ke pulau lainnya begitu asyik. Desain ruangan Kapal Fery yang tertata begitu cantik dengan warna-warna yang memanjakan mata, kebersihan kapal yang terjaga, toilet kapal yang bersih membuat penumpang nyaman berlama-lama di dalam kapal, ditambah suhu ruangan yang juga diperhatikan membuat penumpang semakin nyaman meskipun perjalanan yang ditempuh jauh namun perjalanan pelayaran seperti sebentar saja. Foto Suasana di dalam kapal Ferry KMP Lompa TM Bagi anda yang sumpek dengan pekerjaan dan butuh suasana baru anda layak mencoba berlayar menggunakan kapal Ferry KMP Lompa dijamin stres anda pasti hilang. Karena diatas kapal Ferry KMP Lompa anda bisa menikmati secangkir kopi sambil menikmati panorama alam yang indah mulai dari Pulau Ternate begitu kapal lepas tali dari Pelabuhan Ferry dari jarak puluhan mil anda bisa menikmati panorama alam Pulau Ternate yang begitu indah nan cantik. Belum selesai kita menikmati panorama alam Pulau Ternate, terlihat sudah Pulau Maitara dan Pulau Tidore yang ada di seberang sana juga menyajikan pemandangan alam yang indah dengan gunung hijau yang menjulang tinggi, kita seperti melintas di atas danau yang diapit oleh tiga gunung hijau. Kapal berjalan meninggalkan Pulau Tidore, kita disuguhi pemandangan alam indah lainnya yakni Pulau Mare. Pulau Mare yang merupakan pusat kerajinan home industri peralatan dapur dari tanah liat itu terlihat begitu indah dengan sejumlah pohon kelapa yang tumbuh diatas bukit pulau itu menambah keindahan Pulau Mare. Foto Pulau Moti dan Pulau Makeang dari atas Kapal Fery Lompa Lepas dari Pulau Mare, panorama alam yang tersaji berikutnya adalah Pulau Moti. Pulau yang memiliki historis Moti Verbon yang mendunia itu juga terlihat indah berdiri kokoh di tengah laut berhadapan dengan Pulau Makeang. Terlihat hutan mangrove yang terjaga di bibir pantai membuat Pulau Moti nampak hijau dan asri. Tiba di Pulau Moti atau Kecamatan Moti, kapal Ferry sandar sebentar untuk menurunkan penumpang beserta barang bawaannya sambil memuat penumpang beserta barang bawaannya untuk melanjutkan perjalanan menuju Pulau Makeang. Begitu kapal tiba di Pelabuhan Makeang, kita disambut oleh puluhan pedagang yang didominasi oleh para ibu-ibu dan remaja putri untuk menawarkan jualan khas Pulau Makeang yakni Halua Kenari, beserta makanan dan aneka minuman kepada para penumpang dan pengunjung. Setelah penumpang tujuan Pulau Makeang turun dari Kapal dan penumpang tujuan Pulau Kayoa naik ke Kapal, pengumuman disampaikan oleh operator Kapal bahwa kapal akan kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Pelabuhan Pulau Kayoa, untuk itu penjual dan pengantar yang tidak berkepentingan lagi di atas kapal dipersilahkan turun dari kapal karena Ramdor kapal segera ditutup. Pelayaran dilanjutkan ke Pulau Kayoa, memasuki pelabuhan Ferry Pulau Kayoa, kita disuguhi pemandangan pasir putih di tepi pantai yang indah, begitu tiba di pelabuhan Ferry Kayoa, para penumpang yang baru pertama kali berlayar dengan kapal Ferry akan sangat kagum dengan keindahan alam laut Pulau Kayoa yang cantik nan indah, karena air laut yang jernih dengan pasir putih yang begitu eksotis, tidak hanya itu terlihat juga terumbu karang hidup yang nampak warna warni dari atas air laut membuat mata kita tidak mau lepas menikmati indahnya panorama alam Pulau Kayoa. Foto Pantai Pasir Putih di Kayoa Larombati Setelah turun dari Kapal Fery sebagai warga Pulau Kayoa dijemput oleh sanak famili dengan perahu tempel dan perahu ketinting untuk melanjutkan perjalanan lagi ke kampung halaman mereka. Pemandangan itu menimbulkan tanda tanya apakah belum ada jalan darat sehingga mereka harus menggunakan perahu dan ketinting ataukah tempat tinggal mereka berada di pulau yang terpisah itu yang belum diketahui. Terlihat juga warga Kayoa membawa banyak barang bawaan yang mereka beli dari Kota Ternate. Warga Kayoa terlihat antusias menyambut kedatangan sanak familinya yang datang dengan kapal Ferry. Pemandangan yang sangat menyenangkan menyaksikan anak-anak usia belasan tahun menyambut dengan gembira kedatangan keluarga mereka. Begitu penumpang beserta barang bawaannya diturunkan di Pelabuhan Kayoa, penumpang Kayoa tujuan Bacan naik ke Kapal pintu Kapal Ramdor ditutup, KMP Lompa melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Bacan di Desa Sayoang Babang. Kapal tiba di Bacan pukul WIT setelah lepas atau bertolak dari pelabuhan Ferry Ternate pukul WIT, sepanjang perjalanan para penumpang tidak pernah merasa bosan karena panorama alam yang tersaji seakan-akan tidak ada habisnya. Buat anda yang butuh liburan anda layak mencoba perjalanan wisata bersama KMP Lompa dijamin otak anda plong, pikiran anda fresh banyak ide-ide baru lahir dari balik perjalanan pelayaran yang terasa seperti pelayaran wisata. Jangan lupa catat jadwalnya agar anda bisa menyusun agenda berlayar sambil berwisata bersama keluarga, teman, atau patner bisnis anda. KMP Lompa memiliki tiga kali pelayaran dari Kota Ternate ke Bacan Halsel dengan tiga pelabuhan singgah yaitu pada hari Senin, Rabu dan Jum’at. Sedangkan untuk rute Bacan-Ternate yaitu pada hari Selasa, Kamis dan Minggu. Jika dari Ternate berangkat pada siang hari, maka dari Bacan KMP Lompa berangkat pada malam hari yakni pukul WIT. Bagi anda yang ingin melihat matahari terbit dari atas kapal anda bisa memilih perjalanan dari Bacan ke Ternate, jika dari Bacan ke Ternate anda akan melihat matahari terbit tepat di depan Pulau Makeang. Namun, jika anda ingin melihat sunset pada sore hari dari atas kapal anda boleh memilih perjalanan siang hari dari Kota Ternate ke Bacan. Karena begitu kapal tiba di Pulau Kayoa disaat yang sama anda bisa menikmati sunset dari atas kapal tepat di depan Pelabuhan Pulau Kayoa. Selamat mencoba pengalaman wisata berlayar dengan kapal Ferry Lompa semoga anda mendapatkan inspirasi dari perjalanan wisata kapal yang anda lakukan nantinya. Dar/red There is 1 way to get from Ternate to Bacan Islands by plane Select an option below to see step-by-step directions and to compare ticket prices and travel times in Rome2Rio's travel planner. Fly • 1h 3m Fly from Ternate TTE to Labuha LAH TTE - LAH Questions & Answers Is it cheaper to fly, bus, train or ferry from Ternate to Bacan Islands? The cheapest way to get from Ternate to Bacan Islands is to fly which costs 2 500 ₴ - 4 900 ₴ and takes 1h 3m. More details What is the fastest way to get from Ternate to Bacan Islands? The quickest way to get from Ternate to Bacan Islands is to fly which costs 2 500 ₴ - 4 900 ₴ and takes 1h 3m. More details How far is it from Ternate to Bacan Islands? The distance between Ternate and Bacan Islands is 157 km. How long does it take to get from Ternate to Bacan Islands? It takes approximately 1h 3m to get from Ternate to Bacan Islands, including transfers. More details How long is the flight from Ternate to Bacan Islands? The quickest flight from Ternate Airport to Labuha Airport is the direct flight which takes 45 min. Search flights Which airlines fly from Ternate Airport to Labuha Airport? Wings Air offers flights from Ternate Airport to Labuha Airport. Search flights How do I get to Ternate TTE Airport from Ternate? The best way to get from Ternate to Ternate Airport is to taxi which takes 7 min and costs 110 ₴ - 140 ₴. More details What companies run services between Ternate, Indonesia and Bacan Islands, Indonesia? Wings Air flies from Ternate to Bacan Islands once daily. Wings Air Website Ave. Duration 45 min When Every day Estimated price 2 300 ₴ - 4 600 ₴ Want to know more about travelling around the world? Rome2Rio's Travel Guide series provide vital information for the global traveller. Read our range of informative guides on popular transport routes and companies - including Why you should take the train in the US, Travelling around the UAE and How to get from Florence to Rome - to help you get the most out of your next trip.