Mubadalah.id - Rabi'ah al-Adawiyah adalah anak perempuannya yang keempat. Fariduddin Attar, sufi dan sastrawan besar, penulis buku yang sangat terkenal Manthiq ath-Thair ( Percakapan Burung), menulis kisahnya panjang lebar. Ia menuturkan bahwa Rabi'ah al-Adawiyah lahir dari keluarga yang sangat miskin yang taat mengabdi kepada Tuhan.
Mengenang Sufi Perempuan Rabi'ah Al-Adawiyah. Menurut Harun Nasution, mahabbah ialah memeluk kepatuhan kepada Tuhan dan membenci sikap melawan kepada-Nya, menyerahkan seluruh diri kepada yang dikasihi, serta mengosongkan hati dari segala-galanya kecuali dari diri yang dikasihi. Rabiah Al-Adawiah pernah ditanya " Apakah kau cinta kepada
Rabiah Al Adawiyah adalah seorang sufi dan penyair wanita yang lahir di Irak pada abad ke-8. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh sufi yang paling berpengaruh dalam sejarah Islam. Kata bijak Rabiah Al Adawiyah menginspirasi dan memotivasi banyak orang untuk mencari kebenaran dan cinta yang lebih dalam dalam hidup mereka.
ADVERTISEMENT Rabiah al Adawiyah menjadi salah satu tokoh yang populer di kalangan masyarakat Irak. Konsep sufinya yang paling dikenal adalah mahabbatullah yang artinya kecintaan terhadap Allah. Rabiah lahir dari keluarga yang sangat miskin. Ia merupakan anak terakhir dari empat bersaudara, sehingga ia dinamakan Rabiah yang artinya keempat.
Puisi kedua Rabiah Al-Adawiyah. Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cinta-Mu Hingga tak ada satu pun yang menggangguku dalam jumpa-Mu. Tuhanku, bintang gemintang berkelip-kelip Manusia terlena dalam buai tidur lelap pintu pintu istana pun telah rapat. Tuhanku, malam telah berlalu Dan siang segera menampakkan diri . Aku gelisah apakah amalanku
Rabiatul Adawiyah atau nama sebenar beliau Umm Al-khair binti Ismail al-Adawiyah telah tergolong dalam senarai wanita sufi yang terkenal dalam sejarah Islam. Beliau dilahirkan sekitar awal kurun kedua Hijrah, iaitu pada tahun 99H/ 717 M berhampiran kota Basrah di Iraq dan meninggal dunia di kota itu juga pada tahun 185H/ 801M.
Mengenal Sufi Rabi'ah Al-Adawiyah. Rabi'ah al-Adawiyah bertaubat dengan sungguh-sungguh dan menjalani ritual dan kehidupan spiritualitas, seperti shalat, tahajud, berdoa memohon ampunan Allah (Istighfar), membaca al-Qur'an dan selalu mengingat kematian. Begitulah Rabi'ah menjalani hari-harinya sampai wafatnya.
Rabi'ah Al-Adawiyah dijuluki sebagai "The Mother of the Grand Master" atau Ibu Para Sufi Besar karena kezuhudannya. Ia juga menjadi panutan para ahli sufi yang lain seperti Ibnu al-Faridh dan Dhun Nun al-Misri. Kezuhudan Rabi'ah juga dikenal hingga ke Eropa.
Dalam dunia tasawuf, Rabiah Al Adawiyah adalah sufi yang terkenal dengan mahabbahnya kepada Allah SWT. Berikut sosoknya. Sosok Rabiah Al Adawiyah. Rabiah Al Adawiyah adalah seorang tokoh sufi terkemuka yang memiliki nama lengkap Ummu Khair ibn Ismail Al Adawiyah Al Qisysyiyah.
Berikut 10 syair Rabiah Al-Adawiyah. Syair-syair Rabiah Al-Adawiyah tersebut dikutip dari berbagai para ulama. Syair pertama Rabiah Al-Adawiyah . Jika aku menyembah-Mu karena takut api neraka-Mu bakarlah aku di dalamnya . Dan jika aku menyembah-Mu karena mengharap surga-Mu haramkanlah aku daripadanya . Namun jika aku menyembah-Mu karena
iFQSymM.